Migrasi ke New Zealand Bawa Keluarga: Visa Apa yang Paling Masuk Akal?

soldier123

New member
User ID
2630
Joined
18 Aug 2025
Messages
1
Reaction score
0
Points
1
Siang Pak Andy. Perkenalkan nama saya Aldo (36), dan saya memiliki istri (36) dan 1 anak (6). Sementara kami tinggal di Sidoarjo, Jawa timur. Saya ada usaha toko baut baru berjalan 2 tahun tetapi sebelumnya saya bekerja di local distribution company selama 8 tahun sebagai operational manager sedangkan istri saya bekerja di Philip Morris International di Surabaya, Indonesia selama 10 tahun sebagai data integrity. Pertanyaan saya, kira2 visa apa ya yang cocok bagi kami yang ada chance untuk bisa migrasi dan life permanently di new zealand? Oh ya istri dan saya sama2 lulusan s1 akutansi Terima kasih.
 
Hi @soldier123, dengan profil kalian, ada tiga jalur paling realistis:
  1. Jalur studi → kerja → residence. Ambil master 1 tahun (mis. Master of Management / Business Informatics / Healthcare Management). Yang kuliah pegang student visa; pasangan dapat Partner of a Student Work Visa(boleh kerja full-time); anak bisa sekolah negeri tanpa biaya. Setelah lulus lanjut Post-Study Work Visa, cari kerja full-time, lalu ke Skilled Migrant (6-point system).
  2. Jalur kerja langsung (AEWV). Perlu job offer dari Accredited Employer dengan gaji sesuai aturan. Peran seperti operations/analyst masih mungkin, tapi dari Indonesia peluangnya lebih kecil dibanding jalur studi.
  3. Program Care Workforce → ini salah satu jalur yang paling jelas menuju Resident Visa. Program ini fokus di sektor aged care dan kesehatan, bidang yang sangat kekurangan tenaga kerja di NZ. Skemanya: ambil Diploma (1 tahun) di bidang care, lalu bisa langsung kerja full-time sebagai caregiver dengan jalur Work to Residence yang jelas. Biaya memang cukup besar (kuliah + show money), tapi hasilnya lebih pasti karena sektor ini masuk ke area prioritas Immigration NZ.
Jadi kalau dirangkum:
  • Option 1: Master (management/IT/healthcare) → jalur studi lalu kerja → resident.
  • Option 2: Cari job offer langsung (AEWV) → lebih menantang tapi bisa kalau ada pengalaman yang sesuai.
  • Option 3: Program Care Workforce → jalur paling pasti ke resident visa, meski butuh modal lebih di depan.
Biar dipetakan cepat, kirim CV (Inggris) dan halaman identitas paspor kalian ke study@anavrin.media untuk initial assessment dan diarahkan ke opsi kampus/visa yang pas buat target “tinggal permanen”. Jangan ragu untuk bertanya kembali. Cheers! 🥂
 
selamat pagi @Andy mohon maaf bertanya apakah bisa merekomendasikan perusahaan yang bisa memberika visa sponsorship?? sempat mencari di seek, dan jujur agak susah untuk mendapatkan, terima kasih banyak ko
 
Hi @soldier123, dengan profil kalian, ada tiga jalur paling realistis:
  1. Jalur studi → kerja → residence. Ambil master 1 tahun (mis. Master of Management / Business Informatics / Healthcare Management). Yang kuliah pegang student visa; pasangan dapat Partner of a Student Work Visa(boleh kerja full-time); anak bisa sekolah negeri tanpa biaya. Setelah lulus lanjut Post-Study Work Visa, cari kerja full-time, lalu ke Skilled Migrant (6-point system).
  2. Jalur kerja langsung (AEWV). Perlu job offer dari Accredited Employer dengan gaji sesuai aturan. Peran seperti operations/analyst masih mungkin, tapi dari Indonesia peluangnya lebih kecil dibanding jalur studi.
  3. Program Care Workforce → ini salah satu jalur yang paling jelas menuju Resident Visa. Program ini fokus di sektor aged care dan kesehatan, bidang yang sangat kekurangan tenaga kerja di NZ. Skemanya: ambil Diploma (1 tahun) di bidang care, lalu bisa langsung kerja full-time sebagai caregiver dengan jalur Work to Residence yang jelas. Biaya memang cukup besar (kuliah + show money), tapi hasilnya lebih pasti karena sektor ini masuk ke area prioritas Immigration NZ.
Jadi kalau dirangkum:
  • Option 1: Master (management/IT/healthcare) → jalur studi lalu kerja → resident.
  • Option 2: Cari job offer langsung (AEWV) → lebih menantang tapi bisa kalau ada pengalaman yang sesuai.
  • Option 3: Program Care Workforce → jalur paling pasti ke resident visa, meski butuh modal lebih di depan.
Biar dipetakan cepat, kirim CV (Inggris) dan halaman identitas paspor kalian ke study@anavrin.media untuk initial assessment dan diarahkan ke opsi kampus/visa yang pas buat target “tinggal permanen”. Jangan ragu untuk bertanya kembali. Cheers! 🥂
Hai Ko Andy, salam kenal nama saya Hendry dari Jakarta.
Profil saya mirip2 dgn user di atas, usia saya dan istri (38) anak 1 (6). Saya tertarik dengan opsi program care workforce, tapi ada yang menjadi pertanyaan:
  • Nanti kan sekolah diploma 1 tahun apakah visa studentnya sudah pasti digranted? Karena kan kami downgrade sekolah, yang sebelumnya sudah S1 di Indo dan ada gap tidak sekolah yg cukup lama.
  • Bisa tolong dibuat perincian biaya 400jt nya ko. Saya masih bingung itu total sekolah + show money atau bagaimana.
  • Another topic, saya tertarik dgn dairy cattle farmer dalam job green list tetapi yg saya baca di persyaratannya itu at least NZD $33.56 an hour (the 2024 median wage). Apakah masuk akal dgn gaji rata2 dairy cattle farmer $23 - $28 bisa memenuhi persyaratannya? sumber dari chatgpt karena saya tidak tahu informasi di lapangan. Secara logika memang $33 cukup tinggi untuk seorang farmer.
Terima kasih banyak sebelumnya ko Andy atas banyak informasinya bagi kami semua yg minat bermigrasi ke NZ
 
Halo @hendoree, salam kenal juga 👋

Aku jawab satu per satu ya, biar runtut.

1️⃣ Student visa untuk Care Workforce, aman walau “downgrade”?

Tidak ada jaminan 100% visa pasti granted, tapi downgrade dari S1 ke diploma Care Workforce itu sangat umum dan wajar di mata INZ, karena:
  • Tujuannya jelas: re-skill ke sektor shortage
  • Care Workforce memang program vocational, bukan akademik
  • Gap kerja lama justru bisa jadi nilai plus kalau dijelaskan relevan (kerja, keluarga, dll)
Kuncinya ada di Statement of Purpose yang kuat dan logis. Ini jalur yang paling sering lolos untuk usia late 30s–40s.


2️⃣ Perincian “400 jutaan” itu apa saja?

Kurang lebih terdiri dari:
  • Tuition fee 1 tahun Care Workforce
  • Living cost requirement (show money) sesuai aturan INZ
  • Visa fee + medical + dokumen
  • Tiket & biaya awal settling
Angka pastinya beda tiap sekolah & intake, tapi itu total keseluruhan, bukan cuma uang sekolah saja.


3️⃣ Soal Dairy Cattle Farmer & upah $33+

Ini pertanyaan bagus 👍

Benar, median wage $33.56/jam terdengar tinggi dibanding gaji lapangan $23–$28/jam. Faktanya:
  • Angka $33+ itu untuk jalur residence tertentu (SMC / Green List)
  • Banyak dairy farmer start di bawah, lalu naik setelah:
    • pengalaman NZ
    • tanggung jawab lebih
    • posisi lebih senior (herd manager, farm supervisor)
Jadi masuk akal secara sistem, tapi tidak instan di tahun pertama. Perlu waktu & progress karier.


Kesimpulan jujur:

Untuk profile usia + keluarga, Care Workforce jauh lebih realistis & rapi pathway-nya dibanding dairy kalau target akhirnya residence.


Semoga membantu dan bikin lebih kebayang ya. Kalau masih bingung di salah satu poin, lanjutkan saja diskusinya di thread ini 👍
 
 Short URL:
Back
Top