Sapa Teknologi

Stay up-to-date with Andy's Tech Vlog "Sapa Teknologi" on YouTube

Unboxing dan Review MikroTik hAP AX3: Jagoan Router 2024 dengan Harga Terjangkau!


Dalam video kali ini, Andy akan berbagi kepada kalian mengenai produk router dari merk ternama, yaitu MikroTik hAP AX3.

Saat melakukan unboxing produk router ini, kalian akan mendapatkan paperwork, main unit, 2 antena, 1 docking yang memungkinkan pemasangan router ini ke tembok, power supply 24 volt 1500 mA, dan juga mounting untuk sekrup. Di main unit router ini, ada label peringatan dimana kalian tidak boleh lupa memasang antena terlebih dahulu sebelum menyalakan unit. Pemasangan antena ini penting untuk menghindari kerusakan pada radio yang bisa membuat broadcast sinyal wifi tidak berfungsi dengan optimal.

Pada bagian interface unit, terdapat DC Jack 12-28 V (38 W max power), tombol reset, dan 5 port ethernet interface. Port 1 ethernet bisa untuk POE-in maupun POE-out, dengan keunggulan support hingga 2,5GB per detik. Sedangkan port 2, 3, 4, dan 5 dapat support hingga 1 GB per detik. Selain itu, terdapat 1 LED indicator, 1 USB 3 type A, 1 tombol mode, dan information sheet yang berguna jika router dipasang cukup lama lalu mati, agar kalian bisa melakukan pengecekan.

Router MikroTik hAP AX3 ini ditenagai oleh processor ARM 64 dengan 4 core, sangat cocok untuk small office home office. CPU-nya memiliki frekuensi yang bisa boost dari 84-100 mhz. Dengan storage 128 MB, router ini sudah menggunakan konfigurasi wifi sistem model baru, diarahkan ke wifi wave 2. Berbeda dengan mikrotik RB5O9, hAP AX3 cenderung lebih statik dan tidak agresif. Dengan spesifikasi ideal, router ini dibanderol dengan harga terjangkau yaitu $240,89 atau sekitar 2,4 juta rupiah.

Penasaran dengan keunggulan Router MikroTik hAP AX3? Yuk, intip dan tonton video ini sampai habis!

00:31 - Unboxing MikroTik hAP AX3
01:18 - Pentingnya memasang antena terlebih dahulu
01:47 - Bagian interface unit
02:03 - Keunggulan port 1 ethernet
02:49 - Fungsi dari information sheet
03:13 - Bagian bawah unit
03:17 - Bagian depan unit
03:46 - Pemasangan unit secara horizontal
04:18 - Pemasangan unit secara vertikal
04:41 - Proses connect to network
04:59 - Remove configuration untuk router baru
05:29 - Kelebihan processor unit
06:16 - Storage unit router
06:36 - Perbandingan RB5O9 dan hAP AX3
07:33 - Harga MikroTik hAP AX3
08:01 - Konfigurasi wifi dengan sistem model baru
08:08 - Update ke router OS terbaru
08:51 - Upgrade firmware
09:31 - Router OS versi 7.13
10:08 - Closing

Gimana, apakah kalian tertarik membeli Router MikroTik hAP AX3? Jika ada pertanyaan, tulis di kolom komentar, ya guys!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Instagram: https://www.instagram.com/andyjsap

Cheers & God bless you all
Andy Saputra
 

Unboxing & Review Mendalam HPE ProLiant MicroServer Gen10 Plus v2 dengan HPE iLO!


Dalam video kali ini, Andy akan berbagi tentang produk server dari salah satu brand bernama HPE. Brand HPE adalah cabang dari HP yang khusus memproduksi server.

Produk server dari HPE atau Hewlett Packard Enterprise yang akan dibahas adalah HPE ProLiant MicroServer Gen10 Plus v2 dengan spesifikasi Intel 10th Gen Pentium Gold 4,1 GHz. Andy membeli 6 produk HPE yang akan dirakit menjadi satu micro server. Selain unit server utama, kalian akan mendapatkan beberapa produk tambahan seperti power supply eksternal dan sertifikat asli dari produk. Keunggulan dari power supply eksternal adalah kemudahan penggantian jika terjadi masalah, tanpa perlu membongkar seluruh server.

Produk-produk HPE yang dibeli dikemas dengan sangat rapi dan aman oleh HPE dalam packaging kardus yang besar, menjamin keamanan selama pengiriman. Andy juga membeli SSD HPE sebesar 1TB dan mendapatkan lisensi Windows Server 2022. Power supply dari HPE ini efisien dalam penggunaan daya. Salah satu keunggulan server ini adalah kemudahan mengakses storage tanpa perlu membongkar keseluruhan unit - cukup dengan mengangkat bagian depan unit. Tersedia juga converter kit yang berguna untuk memasang SSD berukuran lebih kecil agar muat pada server.

Andy memberikan tips: jika menggunakan server HPE, gunakanlah drive dari HPE juga. Penggunaan drive dari brand lain dapat mengganggu proses booting. Alasan Andy memilih server dari HPE adalah adanya HPE iLO, yang memungkinkan pengaturan server melalui web interface tanpa tergantung pada OS. Ini berarti web interface masih bisa diakses meskipun server dalam kondisi off. Penting juga untuk mengunci bagian depan unit server, terutama jika ditempatkan di data center bersama tenant atau klien lain, untuk mencegah akses fisik yang tidak sah.

Penasaran dengan keunggulan HPE ProLiant MicroServer Gen10 Plus v2? Yuk, intip dan tonton videonya sampai habis ya!

00:00 Intro
00:41 Apa itu brand HPE?
01:09 Unboxing server HPE
01:43 Sertifikat original dari HPE
01:53 Sistem packaging besar dan aman
02:13 SSD 1TB
02:29 SSD HPE
02:59 Dapat lisensi Windows
03:28 Power supply dengan efisiensi daya
03:48 Main unit server HPE
03:58 Bagian depan unit server
04:26 Bagian belakang server
05:05 Ukuran SSD yang kecil
05:14 Fungsi converter kit
05:26 Cara pemasangan SSD ke converter kit
06:08 Tips memasang server
06:35 Proses pasang converter kit ke server
06:58 Penggunaan drive HPE pada unit HPE
07:06 Akibat jika menggunakan drive brand lain
08:33 Mengapa memilih server?
08:46 Fungsi HPE iLO
09:03 Bagian dalam server
09:35 Install OS dari HPE iLO
10:12 Cara mengunci unit server agar aman
10:57 Bisa pasang graphic card
11:08 Hatching unit server
11:32 Menyalakan server pertama kali
11:48 Tips setting laptop baru
12:30 Proses setup yang detail
12:47 Closing

Gimana nih, apakah kalian tertarik dengan server HPE ProLiant MicroServer Gen10 Plus v2? Jika ada pertanyaan, tulis saja di kolom komentar ya, guys!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Instagram: https://www.instagram.com/andyjsap

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Unboxing & Review Eksklusif: MikroTik L009 - WiFi 6, Desain Futuristik & Performa Tinggi!


Dalam video kali ini, Andy akan melakukan unboxing dan review salah satu produk legendaris, yaitu router MikroTik RB2011 yang merupakan penyegaran dari MikroTik L009.

Hal pertama yang kita lakukan adalah unboxing produk router MikroTik L009. Unit router ini berwarna merah dengan power supply 24 volt, 2 antena WiFi, dan lain-lain. WiFi di router ini telah diperbarui menjadi WiFi 6 atau WiFi AX. Untuk model dari MikroTik L009 ini memiliki desain yang sama seperti model sebelumnya, namun perbedaan terbaru terletak pada bagian body belakang yang terbuat dari aluminium penuh, sehingga seluruh body menjadi lebih kokoh dan router ini menjadi tahan panas serta tetap dingin.

Bagian depan dari router ini berbeda dengan bagian belakangnya karena terbuat dari plastik, bukan aluminium. Bagian belakang adalah tempat antena. Tips bagi kalian yang menggunakan router MikroTik: pastikan untuk memasang antena sebelum menyalakan router untuk pertama kali karena jika tidak, radio dapat cepat panas dan rusak. Router ini hanya memiliki satu kartu radio.

WiFi AX sangat efektif dalam mengatasi interferensi dan lebih hemat energi karena perangkat yang terhubung ke router menjadi lebih efisien dalam penggunaan daya untuk jangka panjang. Body dari router ini sangat praktis karena dapat dipasang di dinding. Arsitektur dari router ini adalah ARM dual-core dengan memori 512MB dan storage 128GB serta WiFi wave 2. Jika kalian ingin meletakkan router MikroTik pada rak, perlu diketahui bahwa MikroTik juga menjual rak seperti SolidRack 10 dan rackmount kit.

Penasaran bagaimana review router MikroTik L009? Yuk, simak dan tonton video ini sampai habis ya!

00:00 - Intro
00:39 - Unboxing router MikroTik L009
01:36 - Perkenalan model terbaru dengan body full aluminium
02:20 - Bagian depan unit router
02:27 - Bagian belakang unit router
02:51 - WiFi 6 2.4 GHz
03:11 - Alasan penggunaan WiFi 2.4 GHz
03:50 - Interface depan MikroTik L009
04:58 - Interface sisi kanan router
05:02 - Interface belakang dengan antena dan hatching
05:06 - Interface sisi kiri router
05:14 - Kemampuan memasang body router ke dinding
05:49 - Login ke WinBox
06:13 - Konfigurasi default
06:52 - Bagian prosesor
07:27 - Spesifikasi MikroTik
07:43 - SolidRack 10 dan rackmount kit
08:06 - Kemampuan WiFi
08:19 - Penutup

Gimana nih, apa pendapat kalian tentang review router MikroTik L009? Jika kalian memiliki pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar ya, guys!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa untuk like, comment, subscribe, dan share video ini ke teman-teman kalian semua, karena dukungan kalian sangat mendorong kami untuk terus membuat video dan berkarya di YouTube.

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Instagram: https://www.instagram.com/andyjsap

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Terungkap! Alasan Apple HomePod mini Tetap Berharga di 2024 - Review Lengkap & Fitur Tersembunyi!


Dalam video kali ini, Andy Saputra akan membagikan review tentang Apple HomePod mini, sebuah produk smart speaker dari Apple yang pertama kali dirilis pada tahun 2020. Meskipun telah diluncurkan 3 tahun lalu, terdapat beberapa alasan mengapa HomePod mini ini masih layak dibeli di tahun 2023. Apple telah mengupdate sistem home mereka, memungkinkan sharing aksesori ke semua anggota keluarga, namun dengan syarat harus terhubung dalam jaringan WiFi yang sama.

Lalu, bagaimana jika kita berada di luar rumah? Sayangnya, tanpa home hub, akses ini tidak bisa digunakan. Namun, Apple menawarkan solusi khusus untuk anggota keluarga melalui HomePod mini ini. Andy pun membeli HomePod mini ini untuk memberikan akses ke anggota keluarganya. Tersedia dalam berbagai warna, HomePod mini dijual seharga 179 NZD dan memiliki desain kecil yang mungil, dilengkapi dengan kabel panjang, koneksi USB-C, serta charger 20 Watt.

HomePod mini dapat mengenali suara semua anggota keluarga di rumah. Beberapa fiturnya mencakup sensor kelembapan dan suhu, menu yang beragam seperti intercom, safety & security, dan lain-lain. Intercom sangat berguna untuk memudahkan komunikasi antar anggota keluarga. Selain itu, kualitas suara dari HomePod mini ini luar biasa jernih dan mengesankan.

Penasaran bagaimana review dari Apple HomePod mini? Yuk, intip dan tonton videonya sampai habis!

00:00 Intro
00:34 Rilis produk 2020
00:55 Alasan HomePod mini masih relevan
01:44 Alasan membeli Apple HomePod
02:01 Harga dan pilihan warna HomePod
02:26 Unboxing HomePod
02:30 Penggunaan smart speaker di Indonesia
02:39 Manfaat Siri Apple
02:57 Desain Apple HomePod mini
03:15 Koneksi USB-C
03:21 Aksesoris yang disertakan
04:15 Menghidupkan speaker HomePod
04:38 Cara menghubungkan HomePod ke ponsel
06:05 HomePod untuk semua anggota keluarga
06:33 Update software HomePod
07:14 Proses instalasi HomePod
07:28 Fitur-fitur HomePod
08:04 Opsi pengaturan iklim
08:21 Fungsi lain dari HomePod
08:58 Intercom
09:22 Fungsi intercom
09:39 Tes intercom dalam Bahasa Indonesia
10:38 Interaksi iPhone dengan HomePod
11:00 Tes kualitas suara HomePod
11:14 Tombol pada HomePod
11:53 Penutup

Bagaimana pendapat kalian tentang Apple HomePod mini setelah menonton review ini? Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar ya, guys!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Instagram: https://www.instagram.com/andyjsap

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Ulasan Lengkap: HP ProBook 450 G10 Intel i5 Gen 13 + HP Dock G2 - Performa Tinggi, Harga Terjangkau!


Dalam video kali ini, Andy akan melakukan review lagi untuk produk HP, yaitu laptop HP ProBook 450 G10 dengan Intel inside, serta akan mereview docking station milik HP.

Laptop HP ProBook 450 G10 ini menggunakan prosesor Intel Core i5 generasi ke-13 dan dilengkapi charger laptop 65 watt. Laptop ini memiliki port USB-C, selain itu terdapat combo jack, HDMI, 1 USB-A superspeed yang bisa digunakan untuk mengisi daya HP, 2 USB-C yang mendukung power delivery, dan AC power port. Pada bagian kanan laptop terdapat 1 security cable port, 1 RJ-45 jack, dan 1 USB-A. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i5-1345U Gen 13 dengan total 10 cores.

Laptop ini juga memiliki 12 GB Intel Smart Cache yang berguna untuk efisiensi manajemen daya. Keyboard pada laptop ini dilengkapi dengan numerical pad di sisi kanan serta backlit satu warna. Laptop ini memiliki ruang penyimpanan 512 GB dan sudah menggunakan NVMe. Anda juga bisa sign in ke laptop hanya dengan fingerprint. Ukuran memori adalah 16 GB dan bisa diupgrade menjadi 32 GB, sedangkan SSD-nya telah menggunakan Solidigm. Laptop HP ProBook ini juga mendukung fitur touchscreen, loh, guys! Layarnya bermodel matte dan anti-glare.

Laptop ini dibanderol dengan harga $1,355.00 dan tidak mudah panas. Didukung dengan performa Intel yang direkomendasikan karena efisiensi yang cukup baik. Intel juga memiliki kompatibilitas software yang lebih baik daripada AMD Ryzen. Docking station-nya terdiri atas beberapa slot, yaitu 1 GB line, 1 HDMI, 2 display port, dan lain-lain. Docking station ini juga didukung dengan DisplayLink yang dilengkapi software graphic card, sehingga jika laptop tidak mendukung external display, akan ada software graphic card. Laptop HP ProBook ini memiliki garansi selama 1 tahun.

Penasaran bagaimana review dari HP ProBook 450 G10? Yuk intip dan tonton sampai habis, ya!

00:00 Intro
00:59 Unboxing
01:11 Charger laptop
01:19 Laptop menggunakan USB-C
01:53 Bagian kanan
02:14 Prosesor Intel Core i5
02:49 Frekuensi maksimum performance core
02:57 Maksimum turbo efficiency core
03:31 Apa itu born date?
03:42 Numerical pad pada keyboard
03:58 Storage laptop
04:06 Backlit pada keyboard
04:20 Tips setup Windows dengan offline account
05:14 Sign in dengan fingerprint
05:20 Cover pada webcam
05:51 Trackpad yang besar
06:11 Memori 16 GB
06:26 SSD Solidigm
06:29 WiFi 6E AX
06:57 Layar touchscreen
07:52 Speedometer test
08:43 Harga laptop
09:38 Laptop tidak panas
10:13 Sound test
10:42 Performa Intel vs AMD Ryzen
11:26 Kompatibilitas software Intel
11:57 Unboxing HP USB-C/A Universal Docking Station G2
13:32 Apa itu DisplayLink?
13:54 Kegunaan docking station
14:42 Docking station membuat praktis
15:31 Power supply docking station
15:43 Cara cek garansi
16:40 Closing

Gimana, menurut kalian tentang review dari HP ProBook 450 G10? Jika kalian ada pertanyaan, bisa tulis di kolom komentar, ya, guys!

Email dummy untuk setup Windows dengan offline account :
[email protected]

Link Speedometer test :

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Instagram: https://www.instagram.com/andyjsap

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Ulasan Lengkap HP Z2 Mini G9 Workstation: Performa Tinggi, Desain Ringkas!


Kali ini Andy Saputra akan mengulas HP Z2 Mini G9 Workstation yang dikombinasikan dengan monitor HP E27 G5 QHD. Workstation ini ideal bagi para profesional yang membutuhkan kekuatan komputasi besar dalam ruang kerja yang terbatas, seperti arsitek dan para pelaku industri kreatif untuk rendering berat.

HP Z2 Mini G9 Workstation hadir dengan power supply yang kuat dan aksesoris lengkap dalam pembelian paket, termasuk keyboard HP Wired 320M, mouse kabel, dan power supply eksternal 280 W yang memudahkan penggantian. Terdapat 4 kabel mini display port yang melengkapi konektivitas luas, bersama dengan main unit yang efisien.

Di belakang unit, Anda akan menemukan 4 port mini display yang terhubung ke GPU eksternal, sementara di sisi kanan terdapat 1 USB-A, 2 USB-C, dan 1 audio jack. Desain termal workstation ini dioptimalkan dengan kipas berukuran besar dan ventilasi yang memadai, mendukung prosesor Intel Core i7 Generasi ke-13 dan kartu grafis Nvidia RTX A2000 dengan 12GB GDDR6. Fitur konektivitas termasuk WiFi 6E dan Bluetooth 5.3.

Monitor HP E27 G5 QHD menawarkan resolusi tinggi 2560 x 1440 dan berbagai port konektivitas, memastikan kompatibilitas dan fleksibilitas. Dengan core performance dan efficiency yang seimbang, workstation ini juga dilengkapi dengan garansi 3 tahun dari HP, menjamin ketenangan pikiran dan dukungan teknis yang handal.

Ikuti unboxing dan review mendalam HP Z2 Mini G9 Workstation ini untuk mengetahui apakah ini adalah pilihan yang tepat untuk kebutuhan profesional Anda!

00:00 Intro
00:50 Unboxing HP Z2 Mini G9 Workstation
01:22 Aksesoris yang termasuk dalam HP Z2 Mini G9 Workstation
01:39 Power supply 280 W
01:57 Tampilan belakang unit
02:25 Tampilan depan unit
02:28 Sisi kanan unit dan port-portnya
02:40 Interior dan komponen unit
03:16 Prosesor Intel Core i7 Generasi ke-13
03:31 Kartu grafis Nvidia RTX A2000
04:14 Konektivitas WiFI 6E dan Bluetooth 5.3
04:30 Unboxing monitor HP E27 G5 QHD
05:00 Pemasangan monitor
05:25 Port-port pada monitor HP E27 G5 QHD
06:06 Resolusi layar monitor
06:28 Garansi 3 tahun dari HP
07:14 Desain dan build quality HP Z2 Mini G9
07:26 Performa dengan task manager
08:26 Memori 32 GB
08:42 SSD 1 TB
09:09 Benchmarking dengan browser
10:16 Fitur HP Image Assistant (HPIA)
11:41 Windows 11
12:55 Kesimpulan dan penutup

Apa pendapat Anda tentang HP Z2 Mini G9 Workstation? Jika ada pertanyaan atau komentar, silahkan tulis di kolom komentar di bawah!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Instagram: https://www.instagram.com/andyjsap

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Ulasan & Unboxing MacBook M2 Pro 14" Indonesia: Dengan Teknologi Liquid Retina XDR & Chip M2 Pro!


Dalam video ini Andy, akan memperkenalkan dan mengulas produk terbaru dari Apple: MacBook M2 Pro 14”.

Salah satu ciri khas produk Apple adalah perhatian mendalam terhadap packaging dan box shipping. Setiap produk dikemas dengan bantalan yang memastikan keamanan selama pengiriman. Ulasan kali ini difokuskan pada MacBook M2 Pro 14 Inch berwarna silver. Dalam paket pembelian, selain unit MacBook, Anda akan mendapatkan kabel dengan desain USB-C ke MagSafe 3 yang inovatif, kepala charger, buku panduan, serta stiker Apple berwarna hitam.

MacBook M2 Pro ini memiliki spesifikasi memori 16 GB, kapasitas penyimpanan 1TB, dan didukung oleh chip M2 Pro. Untuk spesifikasi inti, MacBook ini dilengkapi dengan 12 core CPU dan 19 core GPU. Bagian kiri MacBook dilengkapi dengan port MagSafe 3, Thunderbolt 4 (USB-C), dan audio jack. Sementara di sisi kanan, terdapat slot card reader, port USB-C, dan HDMI. Bagian bawah MacBook dilapisi dengan bantalan karet, menjadikannya anti slip. Layarnya tampak luas dan penuh, dengan fitur notes di bagian atas. Menariknya, MacBook ini tidak dilengkapi dengan touch bar, sehingga semua operasi dilakukan melalui keyboard fisik.

Saat membeli laptop, salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah estimasi penggunaan memori GPU. Anda juga memiliki opsi untuk menyesuaikan ukuran RAM melalui pemesanan di website resmi Apple. Untuk MacBook dengan spesifikasi khusus, harga yang saya dapatkan adalah NZ$ 4,599. Layar MacBook M2 Pro ini adalah Liquid Retina XDR Display yang didukung oleh teknologi promotion. Selain itu, MacBook ini sudah mendukung WiFi 6E, sebuah peningkatan dari WiFi AX. Kualitas kamera dan mikrofonnya sangat memuaskan, dan speaker yang digunakan adalah Hifi berukuran 6 inch.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang MacBook M2 Pro 14 Inch? Mari simak video ini hingga selesai!

00:00 Intro
00:28 Unboxing MacBook M2 Pro
00:45 Packaging yang Aman
00:55 Spesifikasi MacBook M2 Pro
01:45 Kabel MagSafe 3
02:31 Buku Panduan dan Stiker Apple
02:51 Kepala Charger Apple
03:14 Sisi Kiri MacBook
03:21 Sisi Kanan MacBook
03:27 Bantalan Karet Anti Slip
03:54 Charger Laptop
04:17 Layar Penuh MacBook
04:27 Trackpad yang Berisik
04:32 Tanpa Touch Bar
04:40 Ada Notch pada Bagian Atas Layar
05:00 Setup dan Update Software
05:19 Spesifikasi Utama CPU dan GPU
05:34 Pertimbangan Saat Membeli Laptop
06:05 Customisasi RAM
06:12 Harga MacBook Custom Andy
06:23 Keyboard yang Aman
06:33 Setup Touch ID
06:48 Layar Liquid Retina XDR Display
06:56 Teknologi ProMotion
07:04 Resolusi Layar
07:12 WiFi 6E
07:20 Uji Kecepatan Koneksi
08:25 Kualitas Kamera dan Mikrofon
09:04 Tinjauan Hardware
09:17 Speaker MacBook
09:40 Kualitas Studio Mikrofon
09:56 Fungsi Bluetooth
09:59 FaceTime HD Camera
10:02 Slot Card Reader
10:15 Tidak Dilengkapi dengan Ethernet
10:27 Grafis dan Tampilan
10:41 Memori LPDDR5
10:54 SSD Apple
11:06 Bagian Sumber Daya
11:19 Nomor Seri pada Charger
12:29 Uji Kualitas Suara
12:59 Suara yang Sangat Jernih
13:37 Uji coba charge via USB-C biasa
15:02 Contoh penggunaan dengan docking station
15:19 Closing

Gimana nih menurut kalian tentang produk Macbook M2 Pro 14 Inch? Jika kalian ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar ya guys!

Alamat Pembelian Produk Apple:
www.apple.com/store

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Review iPhone 15 Pro Max Indonesia dengan bahan Titanium yang Super Ringan dan Pro Camera!


Dalam video kali ini, Andy akan membagikan informasi kepada kalian tentang produk yang sedang viral, yaitu iPhone 15 Pro Max.

Pada tanggal 22 September 2023, Apple resmi merilis iPhone terbarunya, yaitu iPhone 15 Pro Max. Andy membeli iPhone 15 berwarna black titanium dengan kapasitas penyimpanan sebesar 512GB. Body dari iPhone 15 ini tetap menggunakan bezel titanium. Perlu diperhatikan, iPhone 15 ini masih mudah menangkap sidik jari, sehingga membutuhkan case untuk melindunginya. Harganya adalah NZ$ 2,899. iPhone 15 ini juga langsung tersambung ke WiFi dan memiliki kamera 48 MP F/1.78, 12 MP Ultra Wide, dan 12 MP telephoto.

Spesifikasinya meliputi A17 Pro CPU, 3NM CPU, 6-Core CPU, New 6-Core GPU, dan New 16-Core Neural Engine. Selain itu, iPhone 15 ini telah dilengkapi dengan modem 5G terbaru, WiFi 6E, thread networking, Bluetooth 5.3, dan Ultra Wideband generasi kedua. Kabel yang digunakan adalah braided cable dan USB-C to USB-C. Aksesoris lain yang didapatkan antara lain paperwork, satu alat pengeluarkan kartu SIM, dan stiker Apple putih. Ada dua opsi untuk transfer data: melalui migrasi data dari iCloud atau langsung dari ponsel ke ponsel.

Fitur tambahan di iPhone 15 ini antara lain deteksi kecelakaan dan emergency SOS via satellite. iPhone 15 ini juga dilengkapi dengan action button terbaru yang tahan air. Kamera di iPhone 15 ini bisa disetting secara langsung atau dikonfigurasi untuk foto, selfie, video, portrait, dan portrait selfie. Kalian juga bisa membuat shortcut sendiri untuk meluncurkan aplikasi tertentu. Bagian pengaturan baterai juga menyediakan informasi tentang usia dan cycle count baterai. Untuk sisi kiri dan kanan, iPhone 12 Pro Max dan iPhone 15 Pro Max memiliki struktur yang serupa serta penempatan antena yang sama.

Penasaran tentang produk terbaru iPhone 15 Pro Max? Yuk intip dan tonton video ini sampai habis!

00:00 Intro
00:48 Unboxing iPhone 15
01:14 Body iPhone 15
01:21 Dengan bezel titanium
01:50 Menyalakan iPhone 15 pertama kali
01:58 iPhone 15 masih fingerprint magnet
02:23 Harga iPhone 15
02:35 Cara transfer dari iPhone lama dan baru
03:48 iPhone langsung connect ke WiFi
04:04 Kabel charger iPhone 15
04:23 Aksesoris iPhone 15
04:41 Software update
06:02 Set Face ID
06:35 Transfer data dari iPhone
07:07 Crash detection dan emergency SOS lewat satellite
07:28 Proses transferring data
08:40 eSim tidak transfer otomatis
08:50 Proses pindah SIM
09:01 Kode IMEI
09:39 Model action button terbaru
10:24 Fungsi action button
10:50 Pengaturan kamera
11:06 Shortcut
11:23 Action button no action
11:27 Silent mode
11:43 Setting general and about battery
12:30 Perbandingan charger Lightning vs USB-C
12:50 Sisi kiri dan kanan iPhone 12 Pro Max vs iPhone 15 Pro Max
13:15 Display iPhone 15 Pro Max
13:22 Punya sensor yang besar
13:37 Case protection OtterBox lumen
15:06 Case MagSafe
15:45 Tes kamera
16:10 Zoom camera
17:49 Test satellite connection
19:07 Closing

Gimana nih menurut kalian tentang produk terbaru iPhone 15 Pro Max? Jika kalian ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar ya guys!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Setup Wi-Fi Mesh dari Awal dengan Grandstream GWN Cloud: Sinyal Kuat & Stabil di Mana Saja!


Dalam video kali ini, Andy akan membagikan kepada kalian tentang cara membuat Wi-Fi dengn sistem mesh menggunakan produk dari Grandstream.

Sistem mesh merupakan sistem handover network dari akses poin satu ke akses poin lainnya, sehingga sinyal akan full terus dan tidak akan putus meskipun jarak jauh. Terdapat suatu produk yang bisa mendukung kalian dalam membuat Wi-Fi dengan sistem mesh yaitu Grandstream GWN Wi-Fi GWN766OLR. Grandstream GWN ini memiliki akses poin dengan high power. Produk GWN7760 ini memiliki GWN.Cloud yang . Akses poin dari GWN7660 ini bisa untuk outdoor karena memiliki UV protection dan waterproof. Akses poin ini juga bisa jika ingin dipasang di tower dan disambungkan ke akses poin yang lain.

Produk GWN7660 ini dilengkapi dengan 2 antena serta braket, sehingga jika kalian ingin memasangkan ke dinding atau manapun bisa. Selain itu, juga telah terdapat default admin password dimana setiap akses poin memiliki password yang unik dan terletak di belakang akses poin. Tidak hanya GWN.Cloud, ada juga GWN manager yaitu sebuah platform manajemen perusahaan tingkat lanjut yang gratis dan berbasis premise, khusus untuk perangkat seri GWN dari Grandstream.

Proses pendaftaran agar tersambung yaitu dengan sign up ke GWN.Cloud, lalu pilih zone sesuai dengan negara terdekat kalian tinggal, selanjutnya pilih aktivasi sekarang dan jika suda berhasil maka kalian bisa langsung sign in. Kemudian kalian bisa lanjut ke step berikutnya dengan menambahkan nama pada device-device yang kalian ingin tambahkan. Kalian juga bisa memilih model Client IP assignment, jika digunakan untuk rumah sakit atau hotel lebih direkomendasikan menggunakan model NAT, jika untuk rumah atau kantor bisa menggunakan model bridge. Kelebihan dari GWN Wi-Fi yaitu lebih simple karena kalian tidak perlu set up controller, jadi hanya tinggal pakai dan sudah bisa manage semua device secara central.

Penasaran tentang informasi produk Wi-Fi GWN7660 ? Yuk intip dan tonton sampai habis ya!

00:00 Intro
01:00 Akses poin dengan high power
01:08 Alasan memilih grandstream
02:08 Unboxing GWN7660
02:34 Seri Wi-Fi 6 certified
02:55 Akses poin punya UV Protection
03:43 Ada tombol reset
04:06 Punya 2 antena
05:10 Ada default admin password
05:37 GWN manager
06:27 Proses menyalakan akses poin
06:46 Proses pendaftaran ke GWN.Cloud
07:38 Tampilan awal masuk GWN.Cloud
08:17 Add nama device
10:20 Client IP assignment
11:08 Ccara memisahkan jaringan 2G dan 5G
13:17 Kelebihan GWN Wi-Fi
13:44 Mengaktifkan sistem mesh
14:19 Pengaturan channel width
14:39 Pilih channel auto
15:13 Radio power
16;22 Bisa bikin sampai 32 SSID
17:35 Manage Wi-Fi dari GWN App di HP
17:53 Bebas pakai router merk apapun
18:57 Device terdistribusi secara merata
19:39 Scene outdoor power lebih besar
20:52 Mendeteksi apa saja dengan site survey
21:09 Update statistik network dan clients
22:05 Harga unit akses poin
23:32 Closing

Gimana nih menurut kalian tentang informasi produk Wi-Fi GWN7660 ? Jika kalian ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar ya guys!

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Cheers & God bless you all
@Andy
 

Upgrade NAS Synology Lama ke Baru dengan Migration Assistant: Panduan Lengkap & Mudah!


Dalam video kali ini, Andy Saputra akan berbagi informasi dengan kalian tentang bagaimana cara upgrade dari NAS Synology lama RS812+ ke NAS Synology baru (DS916+).

Langkah awal yang harus dipersiapkan adalah NAS Synology baru yang kalian miliki harus memiliki jumlah bay yang sama dengan jumlah bay di NAS yang lama, jika di NAS lama memiliki 4 bay maka di NAS baru juga harus ada 4 bay. Langkah selanjutnya yaitu hard disk dimasukkan dengan urutan yang sama. Jika pada NAS lama bay 1 maka pada NAS baru juga bay 1 dan tidak boleh dibolak-balik karena nantinya akan bermasalah.

Setelah hard disk berpindah dari NAS lama ke NAS baru, kalian masuk ke website finds.synology.com dan klik connect. Kemudian akan muncul dua pilihan yaitu kalian bisa mempertahankan sistem konfigurasi atau pilih reset, namun untuk reset hanya bisa dilakukan jika arsitektur NAS sama (dari Intel ke Intel). Setelah itu kalian bisa login ke NAS yang baru dengan konfigurasi dan data NAS yang lama. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan migrasi sistem pada NAS yaitu jika migrasi dilakukan dari model (+) ke model (J), maka tidak akan berjalan, namun jika dilakukan dari model (+) ke model (+) juga maka bisa dipastikan pasti berjalan.

Dalam melakukan sistem migrasi pada NAS, terdapat beberapa persyaratan yang bisa dilakukan yaitu DSM minimal versi 6.0, upgrade ke DSM terbaru, NAS baru butuh DSM 7.0, DSM harus sama atau lebih baru dari NAS lama. Hal-hal yang bisa di migrasi diantaranya yaitu data, package setting dan data, sistem konfigurasi. Sedangkan untuk hal-hal yang tidak bisa di migrasi terdiri dari synology account-related, network settings in control panel, virtual machine manager.

Penasaran tentang bagaimana cara upgrade dari NAS Synology versi lama ke NAS Synology versi baru? Yuk, intip dan tonton sampai habis, ya!

00:00 Intro
00:43 Jumlah bay pada NAS harus sama
01:04 Hard disk dimasukkan dengan urutan sama
01:31 Masuk ke finds synology
02:29 Bisa mempertahankan sistem konfigurasi
03:22 Opsi download dan install DSM terbaru
04:01 Login ke NAS baru
05:17 Syarat untuk bisa melakukan migration system
05:40 Hal-hal yang bisa di migrasi
06:22 Hal-hal yang tidak bisa di migrasi
07:49 Hal-hal yang perlu diperhatikan
08:04 Closing

Gimana nih menurut kalian tentang bagaimana cara upgrade dari NAS Synology versi lama ke NAS Synology versi baru? Jika kalian ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar ya guys!

Mencari NAS Synology pada jaringan kita:

Jika kalian suka video ini, jangan lupa like, comment, subscribe (berlangganan), dan share video ini ke temen-temen kalian semua ya, karena semua dukungan kalian itu mendorong kita untuk terus bikin video dan berkarya di YouTube.

Cheers & God bless you all
@Andy
 
Back
Top