Belajar Farming di Selandia Baru dan Jalur Kerja Legal Lewat Short Course

felishaww

New member
User ID
2579
Joined
16 Jul 2025
Messages
2
Reaction score
2
Points
3
Halo team :-)

sebelumnya sudah ada beberapa thread mengenai farming juga, dan saya ingin tanya lebih lanjut soal prosesnya disini :D

setelah surfing2, saya lihat banyak imigran dari Filipin biasanya mengambil jalur training terlebih dahulu, e.g. sertifikasi basic farming skills course yg biasanya 12-weeks long di training center spt Vision College atau NTA. lalu setelah saya cek, di website mrk ada mention juga sebaiknya pendaftaran dilakukan melalui agen.

Jadi saya ingin bertanya:
  • Kalau ingin ikut short term training seperti itu juga kira2 proses enrollmentnya seperti apa ya? kalau memang perlu agent, apakah saya reach out immigrant agent yang NZ based langsung? karena contohnya di vison college, dari list approved agent mreka hanya ada yang filipin dan NZ based. jd saya sbenarnya agak ragu apakah as indonesian tetap bisa juga
  • lalu karena tujuan saya itu ingin kerja, jadi saya rencana ingin ambil short course seperti itu agar tidak terlalu lama di belajar. kalau memungkinkan, berarti stepnya saya ambil student visa dulu, lalu setelah lulus, apply kerja dulu baru coba apply AEWV yaa? atau langsung apply AEWV dulu kemudian bisa cari pekerjaan?
  • kalau dari sisi finansial, yang perlu saya persiapkan di awal itu full course fee + biaya hidup selama course + pengurusan dokumen dsb ya? selain itu apakah ada yang lain yang perlu persiapan juga tidak ya?
  • dan apakah selama disana saya bisa sambil freelance, jd apakah melanggar peraturan visa atau gimana gitu? kebetulan sekarang saya ada part-time freelance desain (remote), dan rencananya ingin tetap nyambi freelance job nya juga kalau nanti sampai kesana.

sekian ko, terimakasi banyakk sebelumnya this forum and your YouTube channel have been extremely resourceful!! dan so sorryy pertanyaannya banyakk 🙇‍♀️
 
Kia ora @felishaww! Wah pertanyaannya lengkap banget dan udah riset dalam, keren! 😄
  1. Soal enrollment short course: biasanya untuk training singkat seperti di Vision College atau NTA memang bisa langsung daftar ke mereka, tapi karena beberapa provider lebih suka pakai agent, kamu bisa kontak agent yang NZ-based di list mereka, meskipun kamu bukan dari Filipina — biasanya tetap bisa kok sebagai orang Indonesia. Yang penting kamu komunikasikan niatmu dengan jelas, dan biasanya mereka akan bantu prosesnya meski kamu apply dari luar NZ.
  2. Pathway-nya: betul, kalau niat awalmu memang ingin kerja, ambil short course (misal yang 12 minggu itu) bisa jadi batu loncatan. Kamu datang pakai student visa, terus sambil sekolah kamu bisa kerja part time (hingga 20 jam per minggu). Setelah lulus, baru coba cari kerja full time dan kalau dapat job offer dari perusahaan yang terakreditasi, kamu bisa apply AEWV. Perlu dicatat, karena ini bukan program yang otomatis kasih Post-Study Work Visa, kamu harus gerak cepat cari kerja sebelum visa student-nya habis.
  3. Dari sisi finansial: betul, kamu harus siapkan uang untuk bayar full course fee + living cost (misalnya untuk 3 bulan sesuai durasi course) + keperluan visa dan pengurusan dokumen. Estimasi minimal sekitar NZ $20,000 – 25,000 total untuk amannya.
  4. Freelance remote: selama freelance-mu bukan untuk klien di NZ dan kamu nggak ambil waktu lebih dari jam kerja yang diizinkan (20 jam/minggu), umumnya aman. Tapi tetap hati-hati — visa student punya batasan bahwa kamu nggak boleh “self-employed” di NZ. Kalau kamu freelance buat perusahaan di luar NZ (misal desain buat klien di Indonesia), itu biasanya nggak dipermasalahkan, asal kamu tetap patuhi aturan jam kerja.
Semangat terus ya! Kamu udah on the right track. Kalau kamu butuh diskusi lebih lanjut soal pathway yang jelas dan legal, bisa juga email ke: study@anavrin.media

Cheers dan semoga lancar semua prosesnya! 🐑🌿🇳🇿
 
Terimakasih banyak atas bantuannya ko @Andy 🌿

ingin tanya satu hal lagi, saya sebenarnya masih ingin nabung dulu kira2 1–2 tahun ke depan buat persiapan biayanya. lalu kira2 kapan sebaiknya mulai reach out ke law firm atau agen gitu buat urus persiapan visa dsb nya ya ko? lebih baik saat nanti dana-nya udah kurang lebih siap, mungkin beberapa bulan sebelum intake course terdekat mau mulai, atau mulai kontak2 dari sekarang saja ya ko
 
Bisa banget mulai kontak dari sekarang, @felishaww — apalagi kalau kamu udah punya rencana jangka waktunya. Dengan mulai ngobrol dari awal, kamu bisa lebih paham soal opsi yang tersedia, estimasi biaya total, dan tahapan prosesnya. Jadi pas nanti dananya udah siap, kamu tinggal gas sesuai jalurnya tanpa bingung atau kejar-kejaran waktu. Kamu bisa email passport dan CV kamu ke study@anavrin.media supaya team kami dapat bantu assessment kamu.

Kalau udah deket intake dan baru mulai cari info, biasanya waktunya jadi mepet banget dan bisa bikin stres. Jadi lebih enak nyicil dari sekarang walaupun keberangkatannya masih 1–2 tahun lagi. 💪🙂
 
 Short URL:
Back
Top